Slider

Recent Tube

Bisnis

Sosial

Tren

Teknologi

Olahraga

Galeri

Ini Dampak Perang Rusia-Ukraina ke Ekonomi Global


BERITA TARUTUNG
--  Perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina disebut membawa perspektif baru bagi negara-negara market oriented yang dapat membawa perubahan dalam skala global. 

Peneliti Senior Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J. Vermonte menyampaikan, dari situasi Rusia-Ukraina ada hal yang menarik. Pertama, adanya rekonsolidasi negara-negara market oriented atau biasa disebut barat yang kemarin agak berantakan ketika di masa Donald Trump.

"Sebelumnya mungkin sudah mulai melemah. Tapi sekarang tiba-tiba mereka punya common enemy dan kita lihat hubungan antara Amerika dengan negara-negara Eropa itu menguat, mungkin ini ada efeknya juga terhadap ekonomi," katanya dalam acara World of Wealth ke-18 bertajuk "A Winding Road to Normalcy" pada Kamis (11/3/2022). 

Kedua, negara-negara terutama market oriented  yang ada di Eropa sekarang mungkin menyadari bahwa mereka perlu diversifikasi misalnya sumber-sumber energi. Philips menjelaskan, sebagian besar negara-negara di Eropa menggantungkan  diri pada satu negara yaitu Rusia.

Rayakan Kemerdekaan RI, Kaesang Buka Sang Pisang di Sidoarjo

ilustrasi


BERITA TARUTUNG -- Tidak hadir di Istana Negara, Kaesang Pangarep pilih mengurus bisnis. Siang ini ia buka gerai Sang Pisang di Kota Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep membuka gerai ke 73 Sang Pisang yang berlokasi di Jalan Ponti 14 Sidoarjo Sabtu siang (17/8/2019). Olahan yang pisang yang jadi andalan gerainya berupa pisang nugget dengan beragam pilihan rasa.

Pembukaan gerai ini melengkapi sejumlah gerai yang sudah dibuka di beberapa kota di Indonesia. Mengenai pilihan lokasi untuk gerainya di Sidoarjo, Kaesang Pangerap mengaku memilih membuka gerai Sang Pisang di Sidoarjo ini hanya kebetulan melewati kota Sidoarjo.

"Hanya kebetulan melewati kota Sidoarjo," kata Kaesang di hadapan para wartawan di Sidoarjo, Sabtu (17/8/2019).

Rayakan Kemerdekaan RI, Kaesang Pangerep Buka Sang Pisang di SidoarjoFoto: Instagram @SangPisang2017

Kerap dipanggil dengan sebutan 'Kang Pisang' oleh netizen di sosial media ini semakin bersemangat membuka gerainya di seluruh wilayah nusantara. Terhitung hingga awal pertengahan tahun 2019 telah berdiri 72 cabang Sang Pisang di 27 kota. Dan pada bulan ini bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, Kang Pisang membuka cabang ke 73 di Kota Delta.

Agar prodik kulinernya semakin di kenal oleh masyarakat luas, Sang Pisang di bawah PT Sang Khadir Indonesia pun selalu menyediakan sejumlah hadiah untuk konsumennya.

Rayakan Kemerdekaan RI, Kaesang Pangerep Buka Sang Pisang di SidoarjoFoto: Instagram @SangPisang2017

Pada kegiatan Grand Opening seluruh Cabang di Indonesia. Selain itu promo juga gencar dilakukan selama tiga bulan pertama setelah gerai dibuka. Seperti harga ekonomis mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu.

Ke depannya outlet Sang Pisang by Kaesang akan membuka hingga 300 gerai di seluruh Indonesia pada tahun ini. Tujuannya tak lain menjaring tenaga kerja sebanyak-banyaknya dan membantu menggerakkan perekonomian daerah. (sumber)

Merasakan Puasa Ramadhan di Tarutung

BERITA TARUTUNG -- Bulan suci Ramadan tahun 2018, saatnya umat Muslim menunaikan puasa, pedagang takjil terlihat ramai di sekitar Jalan protokoler di Tarutung ibukota Tapanuli Utara (Taput), seperti di Jalan DI Panjaitan dan Jalan Sisingamangaraja Tarutung.

Perbedaan di Bonapasogit Taput tak membuat kekeluargaan dan keharmonisan terusik. Pemandangan semakin terlihat menarik di Tarutung, yakni ada sebagian pedagang takjil, justru melakukan aktivitas berjualan di lokasi taman menara lonceng di Bundaran simpang empat Kota Tarutung, Jalan Sisingamangaraja.

Pedagang takjil, Mama Anggun R boru Simanungkalit (45), kepada medanbisnisdaily.com, Senin (21/5/2018), mengatakan, mereka melakukan aktivitas jualan takjil di taman menara lonceng, karena lokasinya sangat strategis, yakni berada di pusat kota.

“Dari awal bulan puasa, kami memilih berjualan di lokasi ini. Pengunjungnya ramai, jualannya pun laris dan habis terjual,” ujar mama Anggun, warga Simaungmaung Dolok, Kelurahan Hutatoruan VII, Kecamatan Tarutung. (sumber)

Ketum #PAN @ZUL_Hasan Temui Ketum #PartaiIdaman #RhomaIrama sebelum Sidang #PTUN

BERITA TARUTUNG -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menemui Ketua Umum Rhoma Irama sebelum sidang PTUN hari ini.

Partai Idaman tidak terima dengan keputusan KPU yang tidak meloloskan partai baru tersebut dalam Pemilihan Umum 2019.

Kunjungan ini disebut untuk memberikan dukungan moral kepada Rhoma Irama dalam menghadapi persidangan. Sebelumnya, PAN mengatakan siap mengakomodasi kader Partai Idaman jika tetap tidak lolos ke Pemilu.

Zulkifli Hasan merupakan salah satu calon yang digadang-gadang mempunyai potensi untuk maju sebagai Calon Presiden atau Calon Wakil Presiden di #Pilpres2019.

Namun potensi yang dibidik adalah sebagai cawapres Presiden Jokowi atau Prabowo.




#Pilgubsu2018: Ketika #PilkadaSerentak Dinilai Sehatkan Ekonomi

Tahun 2018 ini akan digelar 171 pemilihan kepala daerah (pilkada) terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten. Ekonom senior Sustainable Development Indonesia (SDI) Dradjad H Wibowo mengatakan hajatan Pilkada serentak tahun ini meski ada risiko politik namun akan berdampak positif bagi perekonomian.

Dradjad yang juga anggota Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional ini mengatakan belanja KPU dan calon kepala daerah akan mampu menguatkan daya beli dan konsumsi rumah tangga. "Terutama masyarakat di daerah," kata Dradjad dalam keterangan tertulisnya Selasa (16/1/2018).

Menurut Dradjad saat ini proporsi konsumsi rumah tangga adalah sekitar 55-56% dari Pendapatan Domestik Bruto. Hitungan kasar dia, belanja pilkada bisa menyumbang tambahan pertumbuhan konsumsi sekitar 0,2-0,3%.

"Ini jika efek multipliernya tidak dihitung, yang mungkin cukup besar karena yang naik adalah konsumsi di daerah," papar Dradjad.

Momen Pilkada serentak di 171 daerah ini menjadi salah satu faktor internal (dalam negeri) yang diprediksi bisa berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Ada juga faktor eksternal yang berpeluang menopang pertumbuhan ekonomi, yakni perekonomian global sedang menguat.

Tren perdagangan global saat ini, kata Dradjad, sedang sangat positif. Ini terlihat dari the Baltic Dry Index yang melonjak dari 900 pada awal 2017 menjadi 1400 pada akhir 2017.

Harga komoditi juga naik pesat. Bloomberg Commodity Spot Index (BCOMSP) saat ini berada pada level 358,4, tertinggi sejak 2016. BCOMSP adalah Indeks harga spot dari komoditas dunia. Selama 2017 BCOMSP naik 7,43%.

"Bagi Indonesia, BCOMSP merupakan indikator penting. Karena, pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh ekspor dan harga komoditas," kata Dradjad.

Di pasar keuangan, kondisinya pun sangat positif. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International)-sebuah indeks pertumbuhan pasar modal dunia-melejit rata-rata 22% di 47 negara selama tahun 2017. Dow Jones Industrial Average menembus 25000. Pasar modal mulai dari London hingga Tokyo ikut pecah rekor. Undang-undang pajak yang baru dari Donald Trump ikut memberi sentimen positif bagi pelaku pasar modal.

"Singkatnya, ekonomi global sedang menguat," kata dia.

Menurut Dradjad, mayoritas pelaku dan analis pasar dunia juga cenderung optimistis melihat 2018. "Memang ada risiko seperti tingkat dan tren utang China, kebijakan proteksionis Trump dan Brexit. Tapi secara umum, ekspektasi dunia sedang positif," tuturnya.

Dengan dua faktor di atas, Dradjad yakin Indonesia seharusnya bisa mendobrak stagnasi pertumbuhan pada tahun 2018. Target 5,4% semestinya bisa relatif mudah dicapai.

Jika ingin lari lebih kencang, memang pemerintah perlu membenahi faktor domestik yang membuat kita kehilangan momentum tahun 2017. "Contohnya antara lain kebijakan populis anti-bisnis dari beberapa beberapa kementerian serta kelemahan implementasi kebijakan ekspor dan investasi," kata Dradjad. (sumber)

Edy Rahmayadi Terkesan dengan Coffeeshop Brewbrother Coffee Tarutung

Sumber
Edy Rahmayadi menyambangi sebuah coffeeshop di Jalan Sisingamangaraja Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, ketika hendak melakukan kunjungan ke Kabupaten Mandailing Natal.

"Tadi kita mau cari-cari kopi, luar biasa ini tempat, representative, macam di Eropa, saya terkesan ketika melintas ada tempat seperti ini disini. Maunya ada lebih banyak lagi tempat seperti ini agar orang semakin sering untuk singgah dalam perjalanannya," ujar Edy, Kamis (25/1).

Edy mengaku senang bisa duduk dan bercengkrama di cafe seperti itu, apalagi tempatnya bagus dan karya asli anak bangsa. Menurutnya, usaha kreatif anak muda seperti ini harus didukung.

"Saya sangat mendukung industri kreatif seperti ini, anak muda harus mencurahkan waktu dan pikirannya kepada hal yang positif. Dengan kreatif seperti ini anak muda kita masih diluar negeri bisa pulang, dan membangun di negeri sendiri," imbuhnya.

Para pengunjung yang ada di coffeeshop sontak terperangah atas kedatangan Edy yang tanpa direncanakan. Pengunjung tampak memperhatikan kedatangan Edy dan ingin berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum PSSI tersebut.

Selain ingin berkomunikasi, merupakan pemandangan yang tak asing jika kita melihat orang-orang selalu berebut untuk swafoto dengan Edy. Bergantian pengunjung ber-swafoto dengan mantan Pangkostrad itu. Mereka berpendapat Edy merupakan sosok yang baik dan ramah, mau berkomunikasi dengan setiap orang yang ada.

Pemilik coffeeshop, Rio, mengucapkan apresiasi atas kesediaan Edy mampir ke tempatnya. Ia berharap kedatangan ini bukan untuk yang terakhir kalinya.

"Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Edy yang telah mampir dan mencoba kopi kami. Semoga bapak semakin jaya dan sukses ke depan hari. Terima kasih juga atas keramahan Pak Edy," ungkapnya.

Coffeeshop Brewbrother Coffee sudah berdiri sejak tujuh bulan lalu. Bekerjasama dengan adiknya, Rio yang melihat orang di Tarutung begitu tertarik dengan kopi namun tempat minum kopi yang memadai belum ada, maka tergeraklah untuk membangun coffeeshop.

"Ingin mengedukasi orang kampung kami dengan kopi serta kami dapat membantu memajukan daerah asal kami sendiri, sangat disayangkan kopi kita di nusantara ini jika sampai dikelola oleh bangsa asing, ini yang patut dijaga oleh kita semua," pungkas Rio. (sumber)

Masalah Utama Dalam Budidaya Lada

Kebun-kebun lada, yang ada di Desa Batu Belarik dan Bukit Kemenyan 98% merupakan perkebunan rakyat, pada umumnya mendapat pemeliharaan sangat terbatas, terutama pemupukan dan penggunaan pestisida. Kondisi tanaman pada umumnya lemah, mudah terserang berbagai hama dan penyakit, dan produksinya rata-rata hanya 1138,6 kg/ha atau 569,3 g/pohon.

Hal ini merupakan petunjuk bahwa usaha tani lada dengan tegakan kayu kurang sesuai untuk diterapkan secara ekstensif. Namun, sampai kini petani belum mempunyai pilihan untuk mengganti tegakan kayu dengan tegakan lain yang lebih murah, mudah diperoleh dan ramah lingkungan. Introduksi pohon-pohon penegak sebagai tegakan lada belum dapat diterima karena dianggap mempunyai efek negatif terhadap tanaman lada.

More

Pengembangan Budidaya Lada Hitam dan Ladah Putih

Budidaya lada di Bengkulu dan khususnya diterapkan secara ekstensif dengan menggunakan tegakan kayu, dan sebagian besar ada juga yang mengunakan tegakan dadap (Erythrina spp.), gamal (Gliricidiae maculata) dan kapok (Ceiba petandra).

Budidaya lada dengan tegakan kayu dewasa ini banyak mengalami kendala, selain karena dapat merusak lingkungan akibat penebangan pohon-pohon, juga karena terbatasnya tegakan yang baik, harga tegakan yang mahal, serta modal yang besar untuk mendirikan dan memelihara kebun lada.

More

Budidaya Lada

Tanaman lada termasuk tanaman rempah yang banyak dikembangkan di Indonesia. PT. Natural Nusantara berupaya membantu meningkatkan produksi tersebut secara kuantitas, kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan(Aspek K-3).

Horas


Kota Tarutung adalah kota kecamatan yang merupakan ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kota Tarutung merupakan Kecamatan yang memiliki luas wilayah terkecil di Kabupaten Tapanuli Utara tetapi memiliki kepadatan tertinggi di Kabupaen Tapanuli Utara.

Tarutung merupakan bagian dari wilayah Silindung. Dominasi komunitas muslim marga Hutagalung dalam bidang ekonomi di Tanah Batak terjadi antara 1513-1818 M. Mesjid pertama di Silindung didirikan oleh marga Hutagalung pada abad 14. Komunitas muslim ini dengan karavan-karavan kuda menjadi komunitas pedagang penting yang menghubungkan Silindung, Humbang Hasundutan dan Pahae. Pada abad ke-16 ini marga Hutagalung mendirikan mesjid lokal kedua di Silindung.

Marga Hutagalung ini juga yang diyakini pertama sekali membangun pelabuhan maritim di Sibolga yang menjadi cikal bakal kota Sibolga sekarang. Secara umum kalangan Siopat Pusoran, menguasai daerah Silindung sampai pesisir Sumatare Utara. Sultan Ibrahimsyah Pasaribu merupakan tokoh pimpinan kesultanan Barus Raya (Hilir) dari rumpun marga ini.